ntah ini cerpen gue judulnya apa yang jelas sih isinya ga jelas sama kaya yang punya blog ga jelas
. intinya nih cerpennya mengisahkan anak muda yang sedang liburan.
Kenalkan namaku Yuda,aku dari keluarga yang sederhana tetapi dari kesederhanaannya membuat kami menjadi keluarga yang harmonis tidak pernah bertengkar. Aku sendiri tidak suka berfoya-foya menghabiskan duit hanya untuk pacar ku sendiri. Kebanyakan orang memberikan hadiah untuk pacarnya dari uang orang tuanya,ada pula yang memberi kan hadiah yang mewah untuk pacarnya dari uang hasil kerja keras orang tuanya. Menurut mereka uang adalah hal yang romantis bagi pasangannya. Buat apa orang tua kita kerja keras semalaman pada akhirnya duit mereka dihabiskan oleh anaknya untuk pacarnya. Lebih baik uang itu ditabung buat masa depan kita.
Kenalkan namaku Yuda,aku dari keluarga yang sederhana tetapi dari kesederhanaannya membuat kami menjadi keluarga yang harmonis tidak pernah bertengkar. Aku sendiri tidak suka berfoya-foya menghabiskan duit hanya untuk pacar ku sendiri. Kebanyakan orang memberikan hadiah untuk pacarnya dari uang orang tuanya,ada pula yang memberi kan hadiah yang mewah untuk pacarnya dari uang hasil kerja keras orang tuanya. Menurut mereka uang adalah hal yang romantis bagi pasangannya. Buat apa orang tua kita kerja keras semalaman pada akhirnya duit mereka dihabiskan oleh anaknya untuk pacarnya. Lebih baik uang itu ditabung buat masa depan kita.
Semenjak putus dari pacar ku aku selalu sendirian,apa karena
aku tidak seromantis mereka?. Ga terlalu penting juga memiliki pacar yang
penting punya sahabat yang setia itu juga udah cukup untuk menghilangkan rasa
kesepian ini. Orang memanggil ku jones iya jomblo yang selalu ngenes tapi aku
hiraukan saja perkataan mereka. Menyukai seseorang itu gampang tapi untuk
mempertahankannya yang sulit.
Awal pertama kali aku melihat dia,sungguh terkejut bahkan
aku bisa mati kutu dihadapannya. Semenjak dia hadir kehidupan ku dialah yang
membuat hari-hariku kembali cerah seperti dulu. Wanita ini beda dari wanita
lain dan kenapa disaat aku didekat dia aku merasa bergetar tak mampu
mengucapkan kata sepatahpun tidak seperti wanita lain yang mudah aku untuk
berbicara. Aku menyukainya sejak kelas 1 SMA sampai sekarang rasa itu masih
ada. Sulit untuk mengungkapkan perasaan ini sampai kapan perasaan ini aku
pendam. Ah ga mungkin aku untuk mendapatkannya karena dia cantik pasti lebih
banyak lelaki yang tampan melebihi ku.
Kenapa aku harus terjebak dengan cinta,lebih baik dari dulu
aku tidak mau mengerti apa yang namanya cinta. Pernah berfikir untuk melupakannya
tapi apa boleh buat dia selalu datang dihadapan ku dan suatu ketika aku sedang chat dengannya mungkin pesanku
tidak akan dibalas ternyata pesan itu dibalas walaupun harus menunggu lama. Dia
jodohku?tidak mungkin dia mau denganku yang bodoh ini dan selalu gagal dalam
percintaan. Kali ini aku akan melupakan semua itu dan menjadikan dia sebagai
teman tidak lebih dari sekedar teman
Aku bertemu dengan teman dekatku Riski ketika aku pulang
sekolah kebetulan dia sedang tidak ada ongkos untuk pulang meminta aku untuk
mengantarkannya.
“hai yud gimana kabarnya orang kamu sukai itu?”
“Hah?yang mana bro?ohh yang itu,udah lah lupain dia”
“ Numpang ya yud sampai depan kebetulan ongkos habis nih
hehe yuda ganteng deh” dia merayuku
“tidak usah merayu lah,kata-katamu itu sudah sering aku
dengar “ aku bercanda dengannya
“wah kamu perhatian banget yud,makasih ya”
Liburan pun telah tiba pada akhirnya aku pun tidak bisa
melihat dia tiba dihadapanku tapi tak apalah. Liburan sekolah itu sangat
membosankan apalagi hanya dirumah saja sambil melihat acara televisi yang
isinya kartun-kartun semua. Andai saja aku punya kantong doraemon maka aku akan
pergi ke planet lain hanya untuk mencari hiburan.
Setiap hari yang ada aku hanya tidur,makan,mandi,tidur lagi
+ main HP sampai mata merah . Untuk menghilangkan kebosanan itu aku sambil
menulis pengalamanku diblog atau sekedar baca novel. Temanku pernah bilang
kalau baca novel hanya untuk anak perempuan?ah aku tidak peduli dengannya lagi
pula itu sudah hobiku dan tidak semua novel hanya untuk perempuan banyak
laki-laki yang jadi penulis terkenal karena membaca novel.
Sedang asik nonton film-film kartun di tv tiba-tiba ponselku
berbunyi,ah paling juga orang iseng ngirimin broadcast yang tak terlalu
penting. Karena penasaran akhirnya aku membuka ponselku
“yuda kita jalan yuk udah lama kita ga jalan bareng kaya
dulu lagi. Oh ya ajak ya si Fani”widyanto mengirimku pesan singkat diline.
“tentu saja,kapan lagi kita jalan bertiga lagi kaya dulu”
kita selalu bertiga tetapi semenjak lulus sekolah kawanku yanto tidak satu
sekolah denganku
“Yasudah ntar siang kita jalan,hitung-hitung reuni lah kaya
dulu lagi”
“hah?siang ini? Oke ntar aku kabarin lagi ya” mendadak
sekali ah sudahlah yang penting kita seru-seruan
Fani dan aku satu sekolah denganku,Fani itu sebenarnya cowok
tetapi namanya saja yang seperti cewe. Kami sudah bersahabat sejak lama,sampai
sekarang kami selalu jalan bareng walaupun hanya liburan saja. Ingat sekali
waktu itu ketika kami telat masuk eskul kita dihukum,itulah yang membuat kami
semakin dekat dengan mereka.
“ayo yud kita berangkat” dia sudah tidak sabar
“sabar dong,lagi prepare nih” ahh mendadak banget
“oke jemput aku dirumah” dia memang seperti raja duduk
santai menunggu kudanya datang
“iya bawel,aku jemput Fani dulu “ Fani ini orangnya suka
dijemput sama seperti yanto
“Oke ditunggu”
Ya aku ini memang seperti pengantar pizza yang selalu
mengantarkan pesanannya kesana kemari. Kami pergi menggunakan 2 kendaraan
bermotor padahal aku sebenarnya belum punya sim begitu juga mereka. Dengan
bermodalan nekat dan berdoa berharap tidak ada razia kami meluncur ketempat
wisata yang biasa kami kunjungi ya apalagi kalau bukan mall.
Sesampai disana kami mengobrol-ngobrol tentang sekolah
sebenarnya aku agak malas dengan obrolan sekolah apalagi tentang pelajaran.
Disana sebenarnya bukan untuk belanja tapi hanya untuk sekedar melihat-lihat
dan untuk foto-foto. Diantara kami bertiga yang paling bawel mulutnya ya si
yanto seperti mulut perempuan bagaimana tidak bawel disetiap jalan dia selalu mengobrol
yang tidak kalah serunya dialah yang paling berisik diantara orang-orang di Mall.
Pertama kalinya kita nonton bioskop bersama Fani,sebelumnya
kami sering nonton cuma bersama yanto doang. Oh ya disana kita selfie sebelum
film dimulai ya biasa lah narsis. Disetiap adegan film yanto selalu
mengomentari filmnya ah sangat berisik sekali dia jarang-jarang punya sahabat
gokil kaya mereka. Ntah dimanapun kita selalu selfie walaupun dikamar mandi
sekalipun. Happy endingnya kami membeli somay untuk mengakhiri perjalanan kami.
Sungguh melelahkan sekali berjalan-jalan dengan mereka seperti biasa aku harus
mengantarkan tuan raja kembali keistananya.
Sayang sekali liburan sebentar lagi telah usai sama seperti
halnya bersantai santai dirumah telah selesai.
Kembali lagi aktivitas ku disekolah yang hanya belajar,belajar dan
belajar mungkin saat ini aku merasa memiliki beban tapi kelak aku dewasa aku
akan menjadi orang sukses.